Tata Cara Niat Dan Doa Setelah Shalat Istikharah

Advertisement
Advertisement
Kata istikharah datang dari bhs Arab yang dengan cara etimologis (lughawi) artinya memohon pilihan pada suatu hal. Dalam arti ulama fiqh istikharah yaitu berupaya pilih yang terbaik satu diantara diantara dua hal (طلب خير الأمرين لمن احتاج إلى أحدهما) lewat cara shalat serta berdoa. Solat Sunat Istikharah yaitu semacam solat sunat yang dipraktikkan oleh beberapa besar orang-orang Muslim. Maksud paling utama didirikan solat ini yaitu untuk memohon panduan yang baik dari Allah. Walau Manusia yaitu makhluk yang di ciptakan Allah dengan kesempurnaannya tetap harus mempunyai kekurangan, terlebih dalam memastikan pilihan yang diluar kekuatan analisanya. Ia tak dapat lihat kegaiban hari esok apakah itu baik atau jelek nanti. Berikut hikmah dari disunnahkannya Istikharah, supaya manusia tetaplah merajut jalinan dengan Tuhannya waktu bakal memastikan pilihan serta memohon pertolonganNya supaya ia dapat pilih dengan baik serta pas.

WAKTU PELAKSANAAN SHOLAT ISTIKHARAH

Shalat istikharah bisa dikerjakan setiap saat terkecuali saat yang dilarang. Saat yang dilarang yaitu sesudah subuh hingga kurang lebih masuk saat dhuha serta sesudah shalat ashar.

Tata Cara Niat Dan Doa Setelah Shalat Istikharah

Tetapi, saat yang paling penting yaitu sepertiga malam yang akhir lantaran ada hadits yang menyampaikan saat itu sebagai saat mustajab untuk berdoa. Hadits kisah Bukhari serta Muslim sebagai berikut :

أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : ينزل ربنا تبارك وتعالى كل ليلة إلى السماء الدنيا حين يبقى ثلث الليل الآخر يقول : من يدعوني فأستجيب له؟ من يسألني فأعطيه؟ من يستغفرني فأغفر له؟
Arti rangkuman : Allah bakal penuhi doa, keinginan serta permintaan ampun yang dikerjakan pada sepertiga malam yang akhir.
Solat Sunat Istikharah ini dikerjakan sejumlah 2 rakaat. Sesudah usai solat teruslah berdoa dengan doa istikharah. Kemudian ambil ketentuan perkara yang akan dikerjakan berdasar pada kecenderungan hati. Bila kesangsian masihlah memengaruhi fikiran untuk memastikan pilihan, ulangilah solat istikharah serta membaca doanya, meskipun pengulangan hingga 7 kali berturut-turut. Kemudian, bertawakkal pada Allah, pastikan satu diantara daripadanya, ambil yang mana arah ‘hati’ lebih condong sesudah berdoa. Janganlah menyebabkan lagi kesangsian, percayalah kalau itu yaitu pilihan terbaik dari yang Maha Kuasa.

Janganlah terasa kecewa misal nyatanya dalam ketentuan yang diambil menyebabkan hasrat yg tidak disenangi. Ingatlah bahawa ini yaitu yang sudah digariskan pada azali yang tidak bisa dielakkan, kemungkinan besar mengandungi hikmah, membawa kebaikan dimasa akan tiba, sebaiknya tetaplah memiliki husnudzan pada Allah.

TATA CARA SHALAT ISTIKHARAH
Kemauan Shalat Istikharah
أصلي سنة الإستخارة ركعتين لله تعالي
Ushalli Sunnatal Istikharaati Rak’ataini Lillahi Ta’aala

Artinya : Saya kemauan shalat sunnah istikharah dua raka'at lantaran Allah.

Bacaan Saat Shalat Istikharah

1. Rakaat pertama : membaca surat Al-Fatihah serta Surah Al-Kafirun ((قُل�' يَا أَيُّهَا ال�'كَافِرُونَ)
2. Rakaat ke-2 : membaca surat Al-Fatihah serta Surat Al-Ikhlas (قُل�' هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ).

Doa Shalat Istikharah

Sesudah usai shalat, tiba waktunya berdoa. Tata langkah berdoa yang ideal seperti berikut :

1. Membaca hamdalah serta shalawat ibrahimiyah.

الحمد لله رب العالمين. حمدا يوافي نعمه ويكافئ مزيده. يا ربنا لك الحمد كما ينبغى
لجلال وجهك الكريم وعظيم سلطانك
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّي�'تَ عَلَى سيدنا إِب�'رَاهِي�'مَ وَعَلَى آلِ سيدنا إِب�'رَاهِي�'مَ و بَارِك�' عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَك�'تَ عَلَى سيدنا إِب�'رَاهِي�'مَ وَعَلَى آلِ سيدنا إِب�'رَاهِي�'مَ
في العالمين إِنَّكَ حَمِي�'دُ مَجِي�'دٌ

2. Dilanjutkan dengan membaca doa spesial untuk istikharah dibawah berdasar pada hadits sahih kisah Bukhari :

اللَّهُمَّ إنِّي أَس�'تَخِيرُكَ بِعِل�'مِكَ, وَأَس�'تَق�'دِرُكَ بِقُد�'رَتِكَ, وَأَس�'أَلُكَ مِن�' فَض�'لِكَ ال�'عَظِيمِ فَإِنَّكَ تَق�'دِرُ وَلا أَق�'دِرُ, وَتَع�'لَمُ وَلا أَع�'لَمُ, وَأَن�'تَ عَلامُ ال�'غُيُوبِ, اللَّهُمَّ إن�' كُن�'تَ تَع�'لَمُ أَنَّ هَذَا الأَم�'رَ (katakan kepentingan) خَي�'رٌ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَم�'رِي أَو�' قَالَ : عَاجِلِ أَم�'رِي وَآجِلِهِ, فَاق�'دُر�'هُ لِي وَيَسِّر�'هُ لِي ثُمَّ بَارِك�' لِي فِيهِ, اللَّهُمَّ وَإِن�' كُن�'تَ تَع�'لَمُ أَنَّ هَذَا الأَم�'رَ (katakan kepentingan Anda) شَرٌّ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَم�'رِي أَو�' قَالَ : عَاجِلِ أَم�'رِي وَآجِلِهِ, فَاص�'رِف�'هُ عَنِّي وَاص�'رِف�'نِي عَن�'هُ وَاق�'دُر�' لِي ال�'خَي�'رَ حَي�'ثُ كَانَ ثُمَّ ار�'ضِنِي بِهِ (katakan kepentingan Anda)
Allaahumma inni astakhiiruka bi’ilmika, wa astaqdiruka biqudratika wa as aluka min fadhlikal azhiim. Fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wata’lamu wa laa a’lamu, wa anta allaamul ghuyuub.
Allaahumma inkunta ta’lamu anna haadzal amra khairun lii fii diinii wama’aasyii wa ‘aaqibati amrii, ‘aajili amrii wa aajilihi faqdurhu lii wa yassirhu lii tsumma baarikliifiihi. Wa inkunta ta’lamu anna haadzal amra syarrun lii fii diinii wa ma’aasyii wa ‘aaqibatu amrii ‘aajili amrii wa aajilihi fashrif annii washrifni ‘anhu waqdur liyal khairahaytsu kaana tsumma ardhinii bihi, innaka ‘alaa kulli syai-in qadiir
Artinya : -
“Ya Allah, saya memohon panduan pilih yang baik dalam pengetahuanMu, saya mohon ditakdirkan yang baik dengan kudratMu, saya menginginkan kurniaMu yang besar. Engkau Maha Kuasa serta saya yaitu hambaMu yang dhaif. Engkau Maha Tahu serta saya yaitu hambaMu yang jahil. Engkau Maha Tahu semuanya yang ghaib serta yang tersembunyi.
Ya Allah, bila hal semacam ini (***) dalam pengetahuanMu yaitu baik bagiku, baik pada agamaku, baik pada kehidupanku saat ini serta saat datang, takdirkanlah serta mudahkanlah bagiku lalu berilah saya barokah daripadanya.
Namun bila dalam ilmuMu hal semacam ini (***) bakal membawa bencana bagiku serta untuk agamaku, membawa akibat dalam kehidupanku baik yang saat ini maupun pada saat akan tiba, jauhkanlah ia daripadaku serta jauhkanlah saya daripadanya. Mudah-mudahan Engkau takdirkan saya pada yang baik, sebenarnya Engkau Maha Kuasa atas tiap-tiap suatu hal. ”

Tutup doa diatas dengan bacaan shalawat ibrahimiyah seperti diatas, yakni :

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّي�'تَ عَلَى سيدنا إِب�'رَاهِي�'مَ وَعَلَى آلِ سيدنا إِب�'رَاهِي�'مَ و بَارِك�' عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَك�'تَ عَلَى سيدنا إِب�'رَاهِي�'مَ وَعَلَى آلِ سيدنا إِب�'رَاهِي�'مَ
في العالمين إِنَّكَ حَمِي�'دُ مَجِي�'دٌ

Catatan : Anda bisa berdoa dengan bhs sendiri.

Mudah-mudahan Berguna serta dapat memperoleh pilihan yang terbaik. Wallahualam.

Advertisement